Tuesday, July 24, 2012


Tari Satriyo Selarong dari Yogyakarta Juara Umum 

Parade Tari Nusantara 2012

Tari Satriyo Selarong dari Yogyakarta Juara Umum Parade Tari Nusantara 2012Tari Satriyo Selarong dari Yogyakarta Juara Umum Parade Tari Nusantara 2012Tari Satriyo Selarong dari Yogyakarta Juara Umum Parade Tari Nusantara 2012" Tari "Satriyo Selarong" yang dipentaskan kontingen Bantul dalam seleksi menuju Parade Tari Nusantara pada awal Juni yang lalu."

Peliput dan  penulis: Wuri Hastuti: pesinden pengrawit gamelan tari Satriyo Selarong

Jogjanews.com - Yogyakarta dengan judul tari “Satriyo Selarong” dengan penata tari Tri Anggoro Mahasiswa ISI Yogyakarta kelahiran Bantul 22 Mei 1990, telah berhasil memboyongdelapan piala dalam kejuaraan Parade Tari Nusantara 2012 di Sasono Langen Budoyo TMII, Jakarta pada Minggu, (15/7).

Parade Tari Nusantara 2012 merupakan agenda yang diselenggarakan secara berkelanjutan dan berlangsung sejak tahun 1982.  Parade Tari Nusantara sebagai ajang kompetisi sebuah karya tari garap baru yang berpijak pada seni tradisi, yang bersifat Istana maupun kerakyatan.

Delapan piala yang diraih kontingen Yogyakarta adalah kategori Juara Umum (Piala Bergilir), Penyaji Terbaik, Penyaji Unggulan, Penyaji Terbaik se- Jawa-Bali, Penata Tari Unggulan, Penata Tari Terbaik, Penata Musik Unggulan serta Penata Rias dan Busana Unggulan.

Penata iringan adalah Kusryan Sandro Hano, adapun tujuh penarinya adalah Hendy Hardiawan, Dika Aji Prasetya, Gunardi Saklarono, Otong Pheloe Rangga, Kendil Handi Dandito, Inung Choky Nugroho, Bagus Bang Sada.

Parade Tari Nusantara 2012 diikuti 28 kontingen Provinsi di Indonesia. Ada 2 sesi dalam penampilannya, sesi 1 adalah dari Sulawesi Tenggara, DKI Jakarta, Lampung, Maluku, Jambi, Kaltim, Kalteng, Sulsel, Sumbar, Papua, NTT, Sulteng, Kalsel, Kalbar. Sesi 2 adalah dari Kepulauan Riau, DI.Yogyakarta, Gorontalo, Sulut, Bangka Belitung, Jabar, Jatim, Riau, Aceh, Papua Barat, Banten, Sumut, Jateng, Sumsel.

Parade Tari Nusantara 2012 ini berjalan sangat ketat karena semua peserta sangat bagus penampilan tari dan iringan musiknya. Saingan terberat adalah dari Kepulauan Riau (Kepri) karena semua kategori yang dilombakan diikuti kontingen Yogyakarta dan Kepri.

Tetapi akhirnya dewan juri telah menjatuhkan pilihannya kepada Yogyakarta sebagai Juara Umum. Hari Selasa 17 Juli 2012 pukul 15.00-16.00 di Dinas Kebudayaan Provinsi DIY, Piala akan diserahkan kepada Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DIY, GBPH Yudhaningrat.

Penata tari Tri Anggoro menjelaskan dirinya merasa senang dan bangga karena baru pertama kali menjadi penata tari sudah bisa mendapatkan juara umum dalam Parade Tari Nusantara 2012. Namun Tri Anggoro tidak merasa cepat puas dengan keberhasilan yang ia raih saat ini karena jika cepat puas akan mengurangi kreatifitas sehingga dirinya merasa harus tetap berkreatifitas dalam membuat karya.

“Parade Tari Nusantara merupakan acara yang bergengsi, harapan saya, semoga kontingen Yogyakarta tetap bisa mempertahankan Piala Bergilir ini sehingga menjadi Piala tetap, karena mempertahankan lebih sulit dari pada meraih, ” terang Tri Anggoro.

Sementara itu, konsultan tari, Pardiman Djoyonegoro mengatakan , “Parade Tari Nusantara merupakan ajang untuk silahturahmi, ajang beradu kreatifitas, apresiasi seni dan berbagi kreasi.”

“Forum ini positif sekali karena ketika berkumpul dengan teman-teman dari berbagai pulau di Indonesia kita merasa persatuan dan kesatuan kuat, dan tahu potensi dari pulau lain. Yogyakarta telah tampil dengan semaksimal mungkin, maksimal dalam mengumpulkan energi untuk berbagi kreasi dan kreatifitas,”tambah Pardiman Djoyonegoro.

Tidak mudah untuk mendapatkan kejuaraan, Kontingen Yogyakarta dengan semangatnya yang tinggi telah berhasil membuktikan kemampuannya dalam berkreatifitas sehingga bisa mendapatkan apa yang dicita-citakan dan mengharumkan nama Yogyakarta.